Lompat ke konten
instalasi pipa air panas

Instalasi Pipa Air Panas PPR

Material pipa PPR adalah Polypropylene Random yang memiliki sifat rambat panas yang rendah sehingga mampu meminimalkan heatloss. Karakteristik permukaan yang halus menghindari terbentuknya sedimen. Material ini juga mampu mengalirkan air bertekanan tanpa menimbulkan pengikisan pada bagian dalam pipa. Untuk instalasi air panas bertekanan direkomendasikan menggunakan PPR PN 20. PN (pressure nominal) 20 artinya pipa tersebut mampu bertahan pada tekanan hingga 20 Bar atau 20 Kg/ cm². Pipa PPR PN 20 yang banyak dijual di Indonesia memiliki ciri khas berwarna hijau dengan strip merah di badan pipa.

Pada instalasi pemipaan tertanam (inbow) memiliki life time lebih dari 50 tahun. Sehingga sangat wajar pipa jenis ini juga digunakan pada bangunan komersial seperti hotel dan rumah sakit. Penyambungan pipa PPR menggunakan metode persenyawaan sempurna (heat fusion). Sambungan yang dihasilkan memiliki ketahanan seperti pipa utuh. Walau sambungan bersifat permanen, perubahan pada instalasi pipa dapat dilakukan dengan pemotongan dan pemanasan kembali.

Socket fushion welding machine merupakan salah satu alat pemanas yang paling umum digunakan. Proses penyambungan dimulai dengan mengecek kondisi pipa dan fitting kemudian mengukurnya. Setelah itu bersihkan serta keringkan bagian mulut pipa dan fitting socket. Selanjutnya dorong ujung pipa dan fitting socket tanpa memutar hingga kebagian welding depth alat pemanas. Tarik ujung pipa dan fitting socket saat waktu pemanasan selesai. Masukan ujung pipa dan socket secara cepat dan merata. Jangan melanjutkan ke langkah lainnya sebelum waktu pendinginan berakhir.

Setelah mengetahui karakteristik dan spesifikasi pipa PPR, jika anda mencari perbandingan biaya instalasinya maka yang harus diperhatikan adalah :

  1. Ukuran atau diameter pipa yang ditawarkan
  2. Letak pemipaan, inbow atau outbow
  3. Pilihlah vendor yang memiliki komitmen dan integritas. Hal ini untuk menjamin progress pekerjaan anda selesai tepat waktu
  4. Pilih vendor yang memiliki komunikasi baik, sehingga mampu memberi informasi teknis yang jelas dan rinci secara sederhana (mudah dipahami)
  5. Jika memungkinkan sebaiknya instalasi pipa air panas dilengkapi dengan CAD drawing, yang memudahkan ketika ada perubahan atau perbaikan jalur pipa

Instalasi Pipa Air Panas PPR

×