
Dalam sebuah bangunan peran instalasi pipa air bersih sangatlah vital. Baik pipa air dingin maupun pipa air panas. Karena fungsi dari instalasi pipa air bersih yang menjadi sarana distribusi air dari sumbernya sampai ke titik kran.
Mengingat peran penting instalasi pipa air bersih inilah, perlu perencanaan yang matang baik segi desain, ukuran dan material yang akan dipakai agar hasil pekerjaan instalasi pipa air bersih tersebut berfungsi dengan baik.
Pada bangunan yang sederhana biasanya instalasi pipa air bersih memiliki desain yang tidak terlalu kompleks. Berbeda dengan bangunan desain modern ataupun bangunan komersial yang memerlukan sistem instalasi dan ukuran yang bervariasi.
Dikesempatan ini kita akan bahas tentang pipa air bersih khusus nya pipa air panas yang ada pada bangunan modern ataupun komersial. Karena pada bangunan tersebut bisanya memerlukan aliran air panas yang cepat, merata dan potensi kehilangan suhu panas (heat loss) yang rendah.
Contoh pada hotel 5 lantai dengan volume kebutuhan air panas yang banyak, memerlukan desain instalasi yang ter sentral dan efisien sehingga air panas bisa didistribusikan ke titik kran dengan cepat, merata jika dibuka kran secara bersamaan dan air panas tidak cepat mengalami penurunan suhu di dalam instalasi pipa nya. Dengan kondisi tersebut kontraktor pipa mempunyai gambaran untuk mendesain dan mengkonsultasikan dengan klien tentang estimasi anggaran maupun teknis pengerjaannya.
Dalam hal ini klien perlu mengetahui desain sistem instalasi air panas yang akan di gunakan dalam bangunan tersebut dimana klien juga akan menentukan type dari water heater yang akan digunakan (umum nya berkapasitas besar) dan peralatan pendukung lainnya seperti pompa booster maupun filter jika diperlukan.
Pentingnya merencanakan sistem instalasi air panas adalah untuk menghindari kerugian dari pekerjaan yang tidak terkonsep dan bisa membuang anggaran.
Selanjutnya pada bangunan komersial, instalasi pipa air panas bisa dengan desain terputus pada titik kran maupun sistem return (loop) dimana air panas pada titik terujung dari jaringan instalasi ditarik kembali ke storage atau penyimpanan air panas.
Manfaat sistem return adalah menjaga suhu air dalam jaringan instalasi pipa agar selalu panas, karena air panas yang mengalami penurunan suhu (heat loss) di kembalikan ke dalam storage air panas dan jaringan instalasi terisi kembali oleh air panas dengan suhu yang diinginkan.
